Memaparkan catatan dengan label Coretan Kita. Papar semua catatan
Memaparkan catatan dengan label Coretan Kita. Papar semua catatan

Khamis, 6 Januari 2011

Suara Cinta



Bismillaahirrahmaanirrahiim








Cinta telah membawaku dekat kepadamu
Menata langkah bersamamu
Menghiasi hari dalam bahagia bersamamu

Bangunlah kekasih!
Jiwaku telah memanggilmu dari balik samudra kehidupan
Jiwaku terbang mengepakkan sayap ke tubuhmu

Bangunlah kekasih!
Aku selalu terjaga, sebab kerinduan selalu menuntunku
Menuju kesadaran dan kenikmatan setiap kali kantuk menyerangku

Cinta telah membawaku mendekat kepadamu
Ku terjaga dan meninggalkan tidurku
Karena takut akan mimpi-mimpi yang melenakan dan melupakan
Yang bersembunyi dalam tirai tempat tidurku
Bergumul dalam selimut tebalku

Kekasihku
Ku dengar panggilanmu dari seberang kehidupan
Kurasakan genggam jemari lembutmu membelaiku

Bersuaralah kekasihku,
Biarkan lisanmu mengurai kata-kata indah akan cinta
Biarkan nafasmu berhembus bersama aliran angin lembut menerpa wajahku

Bersuaralah kekasihku, Akulah pendengarmu
Karena semua mata telah tertutup,
Semua telinga telah tuli dalam lamunan mimpi panjang

Cintaku,
Fajar merekah indah,
Gemulai kesadaran telah menyentuh mata manusia yang tertidur

Menghangatkan jiwa dalam selimut mentari
Menyegarkan diri bersama dengan siraman tetes embun

Cintaku,
Bersama hangatnya mentari
Menghiasi hari dalam lamunan pagi
Kuhadirkan cintaku menemani jiwamu


Selasa, 4 Januari 2011

Indah Bersamamu Bidadariku


 

Bismillaahirrahmaanirrahiim












Untuk perempuan yang hatiku telah mencintainya
Perempuan yang kucintai
Perempuan yang sangat cantik
Seolah-olah dihiasi oleh bidadari
Menatap indah wajahnya
Membatalkan impian-impianku
Dan menikmati kecantikannya
Yang menyilaukan mataku
Dan merangkulku melalui kekuatan jiwa dalam diriku
Yang tak dapat kubohongi

Berhenti sejenak dan membiarkanku menatap wajahnya
Aku ingin mengetahui rahasia-rahasia hati
Melalui tatapan mata

Mabuk aku oleh kenikmatan anggun yang telah mencuri keinginanku
Berhenti sejenak melepaskan segala rasa dan rinduku
Meraih kembali kekuatanku
Melepaskan kejenuhan kakiku dari belenggu berat

Raihlah tanganku dan sambutlah dengan keindahan tanganmu, bidadariku
Dan inilah tubuhku dan peluklah dengan cintamu, bidadariku
Dan inilah bibirku dan berkahilah di atas ciuman mesramu, bidadariku


Isnin, 27 Disember 2010

' AYAH '

Bismillaahirrahmaanirrahiim





Kelahiranku yang penuh dengan harapanmu
Berbagai cerita pada awal aku berada di dunia
Aku yang selalu ingin berdekatan denganmu
Aku yang selalu ingin bersamanya

Kau mengajari aku berani tampil
Kau begitu pintar dalam merangkai kata
Kau membimbingku dalam bersajak
Saat aku mulai membaca rangkaian kata

Awal aku berpuasa dan sholat
Kau latih aku dengan segala cara
Walau masa bandelku terkadang ada
Marah dan sorotan matamu adalah nasihat

Dibawakannya mobil-mobilan untukku
Diajaknya aku dalam da'wahmu
Sambil mendengarkan harapanmu
Tertanam dihatiku ingin kuraih harapan itu

Awal aku memasuki dunia remaja
Awal mengenal orang banyak
Kau mengingatkan padaku
untuk tidak selalu tergantung pada orang lain

Selesaikan pendidikanmu
Dapatkan pekerjaan yang baik
Menemukan jodoh yang sholeh
Itu pesanmu saat dewasaku

Bekerja jangan kau lihat imbalannya
Kau berhak menerimanya
Jika kau telah melakukan sebuah peningkatan
Itu pesanmu saaat aku mulai bekerja

Kau hormati suamimu
Tanpa kau lupakan orangtua mu
Kau sayangi mertuamu Tanpa kau abaikan orangtua mu
Itu pesanmu saat aku memulai berumah tangga

Terimakasih Ayah..........



Rabu, 15 Disember 2010

Puisi Romantis dan Inspiratif Pak BJ. Habibie pada Istri Tercinta, Alm. Ibu Hj. Ainun

Bismillaahirrahmaanirrahiim








Sebenarnya ini bukan tentang kematianmu,
bukan itu.
Karena, aku tahu bahwa semua yang ada pasti menjadi tiada pada akhirnya,
dan kematian adalah sesuatu yang pasti, dan kali ini adalah giliranmu untuk pergi,
aku sangat tahu itu.

Tapi yang membuatku tersentak sedemikian hebat,
adalah kenyataan bahwa kematian benar-benar dapat memutuskan kebahagiaan dalam diri seseorang,
sekejap saja,
lalu rasanya mampu membuatku menjadi nelangsa setengah mati,
hatiku seperti tak di tempatnya,
dan tubuhku serasa kosong melompong,
hilang isi.

Kau tahu sayang,
rasanya seperti angin yang tiba-tiba hilang berganti kemarau gersang.
Pada airmata yang jatuh kali ini, aku selipkan salam perpisahan panjang,
pada kesetiaan yang telah kau ukir,
pada kenangan pahit manis selama kau ada,
aku bukan hendak mengeluh, tapi rasanya terlalu sebentar kau disini.

Mereka mengira aku lah kekasih yang baik bagimu sayang,
tanpa mereka sadari, bahwa kaulah yang menjadikan aku kekasih yang baik.
Mana mungkin aku setia padahal memang kecenderunganku adalah mendua,
tapi kau ajarkan aku kesetiaan,
sehingga aku setia,
kau ajarkan aku arti cinta, sehingga aku mampu mencintaimu seperti ini.

Selamat jalan, Kau dari-Nya, dan kembali pada-Nya,
kau dulu tiada untukku, dan sekarang kembali tiada.
Selamat jalan sayang,
cahaya mataku,
penyejuk jiwaku,
selamat jalan, calon bidadari surgaku ….

BJ.HABIBIE





▀██▀
──██────()()
──██───()()()
▄██▄▄█─()()
─────── ▄███▄
──────██████─()()
──────▀██▄██▀()()()
────────███───()()
─────────── ▀████▀
──────────── ████─()()
──────────── ▀█▄█▀()()()
─────────────────()()
────────────────██▀▀▀█
────────────────██▄█──()()
────────────────██▀█─()()()
────────────────██▄▄▄█()()





 
 

Sabtu, 6 November 2010

Semoga Duka Membawa Berita Gembira

Bismillaahirrahmaanirrahiim




Awan hitam membumbung dan menggulung-gulung
Panas membakar dan menghanguskan
Bumi membelah dan memuntahkan isinya

Air menggunung dan menggulung-gulung
Menghempaskan semua yang tersedia
Hanya menyisakan hamparan kosong tiada sisa

Tiada henti semua tragedi
Wasior belum kering air mata
Di barat kembali berduka
Mentawai digoncang bencana dan tsunami
Merapi meradang dan memuntahkan lava





Sesungguhnya Allah tidak menciptakan keburukan
Dengan sebenar-benar keburukan
Sebab, bila ada keburukan pasti ada kebaikan

Sesungguhnya Allah lebih lembut kepada hamba-Nya dari siapapun
Memang, hati akan berguncang, mata berlinang
Karena duka dan derita yang terlalu dalam
Namun lisan tetaplah terjaga,
Kecuali hanya ucapan yang diridhoi-Nya

Dimanakah kelembutan Allah dalam semua tragedi ini?
Jawabannya adalah
Mungkin Allah mengampuni mereka
Mungkin Allah mengangkat derajat mereka
Dan kelak mereka akan dimasukkan kedalam surga-Nya
Dengan kesabaran dan keimanannya
Dan kepasrahannya atas segala keputusan-Nya
Semoga duka membawa berita gembira



 
 

Selasa, 2 November 2010

^^ MaaafKan ^^

Bismillaahirrahmaanirrahiim


Sekali saja fajar terbit kehidupan dimulai
Sesudah itu tenggelam mengalun mimpi


Sekali saja kehidupan datang
Sesudah itu ujian membentang


Sekali saja kelahiran datang
Sesudah itu kematian menghadang


Sekali saja kematian datang
Sesudah itu perpisahan panjang


Hidup tidak untuk melawan ujian
Tidak pula menentang kematian
Tetapi menyiapkan hidup sesudah kematian


Diantara keping-keping hati yang terurai
Diantara kesusahan dan keletihan
Diantara kesedihan dan kepiluan
Diantara duka lara dan air mata
Kita haturkan harap dan permohonan
Semoga Allah memaafkan