Memaparkan catatan dengan label Kang Abi Priyo. Papar semua catatan
Memaparkan catatan dengan label Kang Abi Priyo. Papar semua catatan

Khamis, 23 September 2010

Allah Maha Besar... ^^




Sahabatku..
Sungguh menarik bila kita, mampu untuk bertafakur sejenak
Tentang pesona alam disekitar kita

 
Maha Suci ALLAH
Yang telah menjadikan makhlukNYA (bumi), untuk berputar pada porosnya
Dan mengelilingi makhlukNYA yang lain (matahari), sesuai pada sumbunya
Dan perputaran itu teratur, bahkan bumi adalah satu-satunya makhluk ALLAH yang dapat dihuni oleh manusia
Dari sekian banyak makhlukNYA

 
Sahabatku..
Namun bukan hal itu, yang ingin menjadi topik kali ini
Tapi sebuah pesona yang terkadang kita melupakannya, sehingga kita tidak percaya pada pembuktian-pembuktian ALLAH yang selanjutnya

 
JANTUNG dan DARAH
 
pernahkah kita bertafakur, dengan apa yang ada pada tubuh kita

 
Sahabat
Beberapa artikel yang saya baca, tentang seberapa cepatnya DARAH ini bergerak
dan Seberapa kuatnya daya pompa yang dihasilkan oleh JANTUNG kita
Ternyata pada sebuah artikel itu ditulis, bahwa JANTUNG ini dapat memompa DARAH 5,5 liter permenitnya

 
SUBHANALLAH, Luar Biasa bukan
lalu berapa perjamnya
maka hasilnya adalah
330 liter perjam

 
Sahabatku
Betapa hebatnya JANTUNG kita dalam kondisi normal
dan Coba kita bertafakur tentang kecepatan DARAH
Maklum saya tidak menemukan artikel tentang kecepatan darah
Jika diseach di google, maka hasil yang ditemukan adalah
yang telah saya jelaskan diawal

 
Namun intinya.
 
PASTI
Bahwa kecepatan DARAH kita, lebih cepat dari pada benda tercepat dibumi, dan bila sudah ada benda Tercepat yang mengalahkan kecepatan DARAH, maka benda itu tetap saja
Masih kalah dengan ALLAH
Karena RABB Yang Maha Suci, telah membuktikan kecepatan itu sebelumnya

 
yaitu ketika Mi'rajnya Rasulullah
 
menuju Sidratul Muntaha

 
SUBHANALLAH bukan..
oleh sebab itu " sebuah pesona yang terkadang kita melupakannya, sehingga kita tidak percaya pada pembuktian-pembuktian ALLAH yang selanjutnya " kalimat ini tertulis diawal.


---------------------------------------






Karawaci, 24 Rajab 1431 H
----------------------------
---------------------------------------

Rabu, 22 September 2010

Dalam Diam Aku Mencintaimu






Sahabatku....

Diam adalah Emas
Emas adalah logam mulia

maka

Diam adalah Mulia

----------------------

Sahabatku...
izinkan puisi ini, menjadi awal pembahasan

----------------------------------------
------------

Dalam Diam Aku Mencintaimu

Hai kau yang disana
Seandainya dirimu tahu apa yang kurasa

Hai kau yang disana
Entah apa namanya yang sedang kurasakan ini
Dan apakah ini CINTA

Bila benar ini adalah CINTA
Maka ku ingin, agar ia tetap terjaga
Terjaga dalam Diamku

 
Sahabatku...
Lebih baik kau diam dalam CINTA
Karena yang JANTAN adalah yang diam

Sama seperti Khalifah Ali
Dalam diamnya ia mencintai Bunda Fatimah

Dalam diamnya
Ia tak ingin membuat Fatimah terhina
Namun dalam diamnya
Ia memuliakan Fatimah

Dalam diamnya
Ia tak ingin menjerumuskan Fatimah pada Api Neraka
Namun dalam diamnya
Ia telah menyelamatkan Fatimah

Sahabatku....
Dari sinilah kita harus belajar
Hal apa yang harus dilakukan
Jika kita sedang jatuh CINTA

DIAM
adalah cara untuk memuliakan orang yang kita cintai
walaupun degup jantung menjadi cepat disaat bertemu dengannya

DIAM
adalah cara untuk menyelamatnya dari Api Neraka
walaupun kita tahu bahwa rindu telah mengharu biru

Jadi DIAMlah ketika kita jatuh cinta
dan biarlah ALLAH yang tahu CINTA itu

Dan jika kau siap mengatakannya
maka segerakanlah AKADmu dengannya
maka saat itulah diri ini bebas merayakan CINTA

------------------------------------------------------------------

Di tulis oleh  Kang Abi Priyo untuk ALL Akh yang telah mampu menjaga CINTAnya dalam DIAM

C I N T A itu Rindu dan Cemburu





Rindu dan Cemburu adalah BENANG
mereka membentuk sulaman yang dinamakan C I N T A

Rindu dan Cemburu adalah KAIN
yang membalut C I N T A, agar ia terjaga

Rindu dan Cemburu adalah BENDA LANGIT
yang ketika disatukan, membentuk C I N T A


----------------------------------------
--------------

 
Sahabatku..
Begitu erat Rindu dan Cemburu itu dengan C I N T A

Sahabatku.. 
Janganlah kita salah dalam menempatkan keduanya
Karena jika salah, maka kita akan terbuai oleh C I N T A yang bersifat membutakan
dan C I N T A yang seperti itu adalah C I N T A yang merusak, mengkroposkan dan menghancurkan bangunan C I N T A yang sebenarnya

Sahabatku
Marilah kita sama-sama belajar dari mereka yang menumbuhkan, menyemai dan Membangun bagunan C I T A yang sebenarnya
Belajarlah dari mereka para SAHABAT..

Lihatlah apa yang dilakukan oleh lelaki kurus, yang akan dipanggil oleh delapan pintu SURGA, lelaki kurus itu membuat saingannya sangat CEMBURU,
Lelaki kurus itu bernama Abu Bakar Ash-Shiddiq, dia telah menginfakkan seluruh hartanya
dan ia membuat Umar Al-Faruq CEMBURU padanya

Dan lihat ketika perang Mu'tah, lihatlah tiga panglima yang sangat merindukan syahid.

Dan mereka saling cemburu menjemput syahid yang telah menjadi kerinduan mereka

Ketiga panglima itu adalah Zaid, Jafar bin Abi Thalib dan Abdullah ibn Rawahah.

Ketiganya dirindukan SURGA, sehingga para malikat CEMBURU pada mereka.

Lihatlah Utsman yang sangat pemalu, sehingga bukan hanya malaikat yang CEMBURU padanya
Namun Iblis pun CEMBURU padanya
Bahkan Rasulullah pun malu pada Utsman

Sahabatku
Merakalah yang telah menempatkan rasa CEMBURU dan RINDU yang semestinya
Mereka menempatkan C I N T A, hanya pada RABB semesta
 
Mereka menempatkan RINDU, hanya pada SURGA
Sehingga SURGA pun, merindui mereka

Meraka menempatkan CEMBURU, hanya pada Orang-Orang Beriman
Sehingga Orang-Orang Beriman, termotivasi oleh mereka

 
----------------------------------------



 
 
Karawaci, 18 Sya'ban 1431 H
-----------------------------
--------------------------------------------------------------

Selasa, 21 September 2010

Jangan Nodai C.I.N.T.A











Sahabat,...
Setiap cinta yang dilafadzkan bukanlah sekedar main
Tetapi sebuah janji..
YA..! SEBUAH JANJI..!
JANJI untuk berkomitmen PadaNYA..
 
Oleh sebab itu berhati-hatilah dalam melafadzkan cinta, bila akad belum terjadi..
Tapi bila cinta sudah terlafadzkan sebelum akad
Maka kau harus segera mengenapkannya dengan akad..
Karena itu adalah solusi terbaik..
Agar jiwa ini tak menjadi sakit..!!
 
Namun jika dirimu tidak mampu untuk segera mengenapkannya..
Maka cabut janji cinta itu..
Karena tak ada janji cinta sebelum akad..
 
Cukuplah dengan kau mencintainya dalam diammu..
Dan janganlah kau melafadzkannya..
 
Dan jangan sesekali memberi harapan yang tak pasti..
Karena kita harus mengantungkan segenap harapan..
Hanya pada Rabb Yang Maha Segalanya..


Begitu juga CINTA..
 
Oleh sebab itu..

Jangan Nodai C I N T A . . .

 
Kerana ia..
Murni seperti susu..
Bening seperti air..
Suci seperti hati..
Jadi tak pantas jika ia (dibaca: CINTA) ternodai..
 

Dan ia adalah fitrah dari Sang Pencipta..







-----------------------------
Karawaci, 10 Jumadil Akhir 1431 H
----------------------------------------
----------------------

Pencuri....???









Siapa pencurinya,..???,. Ikhwan or Akhwat,..???




Katakanlah kepada orang laki-laki yang beriman: "Hendaklah mereka menahan pandanganya, dan memelihara kemaluannya; yang demikian itu adalah lebih suci bagi mereka, sesungguhnya Allah Maha Mengetahui apa yang mereka perbuat.", Katakanlah kepada wanita yang beriman: "Hendaklah mereka menahan pandangannya, dan kemaluannya, dan janganlah mereka menampakkan perhiasannya, kecuali yang (biasa) nampak dari padanya. Dan hendaklah mereka menutupkan kain kudung kedadanya, dan janganlah menampakkan perhiasannya kecuali kepada suami mereka, atau ayah mereka, atau ayah suami mereka, atau putera-putera mereka, atau putera-putera suami mereka, atau saudara-saudara laki-laki mereka, atau putera-putera saudara lelaki mereka, atau putera-putera saudara perempuan mereka, atau wanita-wanita islam, atau budak-budak yang mereka miliki, atau pelayan-pelayan laki-laki yang tidak mempunyai keinginan (terhadap wanita) atau anak-anak yang belum mengerti tentang aurat wanita. Dan janganlah mereka memukulkan kakinyua agar diketahui perhiasan yang mereka sembunyikan. Dan bertaubatlah kamu sekalian kepada Allah, hai orang-orang yang beriman supaya kamu beruntung. (An Nuur : 30-31)


Solusi Masalah ini

Dan kawinkanlah orang-orang yang sedirian diantara kamu, dan orang-orang yang layak (berkawin) dari hamba-hamba sahayamu yang lelaki dan hamba-hamba sahayamu yang perempuan. Jika mereka miskin Allah akan memampukan mereka dengan kurnia-Nya. Dan Allah Maha luas (pemberian-Nya) lagi Maha Mengetahui. (An Nuur : 32)


Jika tidak Mampu, masih Ada Solusi Lain

Dan orang-orang yang tidak mampu kawin hendaklah menjaga kesucian (diri)nya, sehingga Allah memampukan mereka dengan karunia-Nya. Dan budak-budak yang kamu miliki yang memginginkan perjanjian, hendaklah kamu buat perjanjian dengan mereka, jika kamu mengetahui ada kebaikan pada mereka, dan berikanlah kepada mereka sebahagian dari harta Allah yang dikaruniakan-Nya kepadamu. Dan janganlah kamu paksa budak-budak wanitamu untuk melakukan pelacuran, sedang mereka sendiri mengingini kesucian, karena kamu hendak mencari keuntungan duniawi. Dan barangsiapa yang memaksa mereka, maka sesungguhnya Allah adalah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang (kepada mereka) sesudah mereka dipaksa itu. (An Nuur : 33)
 




----------------------------------------
----------------------
Karawaci, 27 Jumadil Awwal 1431 H
--------------------------------------------------------------